SEARCH

Tuesday, 31 July 2012

Renungan Harian 1 Agustus 2012

Yer 15:10.16-21; Mzm 146; Mat 13:44-46

Realita: Banyak orang heboh tentang harta karun. Demi mendapatkannya orang sampai berkelai pertaruhkan nyawa.

Refleksi: Yesus berkata: "Hal Kerajaan Surga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamnya lagi." Orang Yahudi biasa menyembunyikan barang-barang berharga supaya tidak dirampas orang. Maka harta terpendam dalam perumpamaan itu pasti sesuatu yang sangat bernilai, sebab setelah memendam lagi harta temuannya itu, "Pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu." Hal serupa dilakukan seorang pedagang yang mencari mutiara berharga: "Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu." Fokus kedua perumpaman tidak pada harta terpendam dan mutiara yang ditemukan atau pun cara menemukannya, tetapi pada kelakuan pekerja ladang dan pedagang itu. Setelah menemukannya, mereka pergi menjual seluruh miliknya, lalu membeli ladang atau mutiara itu. Demi memperoleh harta terpendam atau mutiara, yang adalah Kerajaan Surga, orang itu memberikan diri secara total dan rela melepaskan segala miliknya. Orang dituntut melepaskan segala-galanya untuk memperoleh Kerajaan Surga.

Rekonsiliasi: Tidak jarang kita berjuang demi harta dan kenikmatan sesaat. Padahal Yesus telah menunjukkan harta Kerajaan Surga yang abadi. Mengapa? Apa mau kita sekarang?

sumber: m.hidupkatolik.com//2012/07/31/mutiara-renungan-rabu-1-agustus-2012